Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi kemunculan bibit siklon tropis baru 96S di sekitar Laut Sawu dan diidentifikasi menunjukkan kecenderungan menguat secara perlahan dalam beberapa hari kedepan.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengungkapkan bibit siklon ini masih berada di daerah Indonesia, tepatnya daerah kepulauan Nusa Tenggara. Bibit siklon ini bergerak ke arah Barat Daya Selatan, yakni Australia.

Bibit siklon ini dapat menyebabkan hujan dengan intensitas sedang dan lebat di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

“Dan dapat menyebabkan dampak langsung dan tidak langsung, di sekitar Jawa Timur dan Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur,” ungkapnya dalam Prediksi Kondisi Cuaca Jelang Arus Mudik dan LIbur Lebaran 2024, Kamis malam (4/4/2024).

Dia meminta semua pihak mewaspadai potensi angin kencang ini. Dia juga mengingatkan potensi gelombang tinggi hingga 1,5 – 2,5 meter di perairan Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, Selat Sumba, perairan selatan Kupang hingga Pulau Rote dan Laut Sawu bagian selatan.

Bibit siklon ini akan diperparah dengan Osilasi Madden-Julian (Madden-Julian oscillation) atau kumpulan arak-arakan awan hujan yang bergerak dari wilayah timur Afrika. Osilasi Madden-Julian sudah mencapai bagian barat Indonesia.

Kondisi ini semakin diperparah lagi dengan fenomena gelombang Kelvin ekuatorial yang aktif di wilayah Indonesia. Fenomena ini bisa bertahan selama beberapa hari ke depan.

Lebih lanjut, Dwikorita mengatakan suhu air laut yang hangat berpotensi menimbulkan awan hujan yang intensif di wilayah Indonesia. Dengan gabungan fenomena tersebut, BMKG memperkirakan adanya hujan dengan intensitas sedang hingga lebar disertai kilat dan angin kencang di sebagian wilayah Tanah Air hingga 11 April 2024.

“Namun, menuju 11 April, ada beberapa variasi, dari tanggal 5-7 April 2024, yang mengalami angin kencang, gelombang tinggi, kilat, petir, itu diprediksi terjadi di Sumatera Barat, Jambi, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur,” ungkapnya.

Selain itu, seluruh Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua juga mengalami hal serupa. “Namun mohon maaf karena keterbatasan waktu kami menyebutkan secara umum,” tegasnya.

Berikut ini daftar wilayah RI yang berpotensi mengalami hujan intensitas sedang dan lebat, angin kencang, petir, kilat dan lainnya:

4-7 April 2024

* Sumatra Barat

* Jambi

* Bengkulu

* Kep. Bangka Belitung

* Sumatra Selatan

* Lampung

* Banten

* Jawa Barat

* Jawa Tengah

* DI Yogyakarta

* Jawa Timur

* Bali

* Nusa Tenggara Barat

* Nusa Tenggara Timur

* Kalimantan Barat

* Kalimantan Tengah

* Kalimantan Timur

* Kalimantan Utara

* Kalimantan Selatan

* Sulawesi Utara

* Sulawesi Barat

* Sulawesi Tengah

* Sulawesi Selatan

* Sulawesi Tenggara

* Maluku Utara

* Maluku

* Papua Barat

* Papua

8-11 April 2024

* Aceh

* Sumatra Utara

* Sumatra Barat

* Riau

* Kep. Riau

* Jambi

* Kep. Bangka Belitung

* Sumatra Selatan

* Bengkulu

* Jawa Timur

* Bali

* Nusa Tenggara Barat

* Nusa Tenggara Timur

* Kalimantan Barat

* Kalimantan Tengah

* Kalimantan Timur

* Kalimantan Utara

* Kalimantan Selatan

* Sulawesi Utara

* Gorontalo

* Sulawesi Barat

* Sulawesi Tengah

* Sulawesi Selatan

* Sulawesi Tenggara

* Maluku Utara

* Maluku

* Papua Barat

* Papua

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Awas! Cuaca Ekstrem Bakal Landa Jakarta Selama Sepekan


(haa/haa)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *